Flash News
  • Berharap Berharap Setiap hari kita berharap. Pada siapa pun pada apa pun. Setiap detik kita ditumpuk harapan tentang siapa pun tentang apa pun. Setiap harap ada…
  • Dingin Dingin Aku didekap cuaca yang membisikkan hoaxhoax politik tanpa ampun Aku disekap wacana yang menggidigkan nalar tanpa ampun Aku diserap angkara yang meracaukan dugaan dan…
  • Lari Lari Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucari taksembunyi sesungguhnya.  Pada yang tergesa ada lupa dan gelap mata; kau yang meninggalkan inti terus meretas tanya Menuju…
  • MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH[1] Oleh M. Irfan Hidayatullah   /1/ Menggugah              Puisi acapkali diperlukan untuk membangkitkan keterlenaan, keterpurukan, ketersesatan kebingungan, kebebalan, dan ke-an ke-an…
  • SENI MENULIS   SENI MENULIS Oleh M. Irfan Hidayatullah             Menulis adalah sebuah kata yang tak asing.  Menulis adalah proses bagi sebuah bentuk kreasi, yaitu tulisan. Menulis…

Berharap

Berharap Setiap hari kita berharap. Pada siapa pun pada apa pun. Setiap detik kita ditumpuk harapan tentang siapa pun tentang apa pun. Setiap harap ada ratap baik tersirat maupun tersurat. Setiap berharap acapkali kita silap bahwa itu semua tentang diri sendiri tentang kepentingan diri. Karena itu, semua harapan ditanggung sendiri sebagai beban. Semesta dibiarkan menonton…

Dingin

Dingin Aku didekap cuaca yang membisikkan hoaxhoax politik tanpa ampun Aku disekap wacana yang menggidigkan nalar tanpa ampun Aku diserap angkara yang meracaukan dugaan dan prasangka tanpa ampun Aku dibekap mediamedia utama agar hanya percaya satu sumber suara tanpa ampun Aku tanpa ampun diseret gigil pada titik beku agar menemukan cahaya dan kehangatan Iman Bandung,…

Lari

Lari Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucari taksembunyi sesungguhnya.  Pada yang tergesa ada lupa dan gelap mata; kau yang meninggalkan inti terus meretas tanya Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucuri mengejarmu hingga renta. Bandung, 6 Juli 2018    

MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH

MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH[1] Oleh M. Irfan Hidayatullah   /1/ Menggugah              Puisi acapkali diperlukan untuk membangkitkan keterlenaan, keterpurukan, ketersesatan kebingungan, kebebalan, dan ke-an ke-an yang lain. Di dalamnya ada hikmah yang terjalin pada makna kata-kata yang ditemukan, ditimbang, dan dipilih. Kehikmahan makna kemudian menjadi sangat penting dan mendasar pada fungsi yang satu ini. Karena…

SENI MENULIS

  SENI MENULIS Oleh M. Irfan Hidayatullah             Menulis adalah sebuah kata yang tak asing.  Menulis adalah proses bagi sebuah bentuk kreasi, yaitu tulisan. Menulis bahkan ada di belakang segala kreativitas saat ini. Menulis dengan demikian memiliki dua posisi; sebagai proses bagi produk mentah dan proses bagi produk jadi. Hal tersebut bergantung pada jenis produk…

PROSES REPRODUKSI MAKNA

PROSES REPRODUKSI MAKNA Oleh M. Irfan Hidayatullah /1/ Menurut saya hidup adalah masalah mengandung dan dikandung. Ibu yang mengandung, anak yang dikandung. Anak perempuan kemudian juga suatu saat mengandung dan bayi-bayi di dalam rahimnya berstatus dikandung. Dalam hal ini, setiap fenomena membawa fenomena yang lain. Setiap benda disertai benda yang lain. Setiap peristiwa dibubuhi peristiwa…

PANGGIL AKU, PUISI

PANGGIL AKU, PUISI Oleh M. Irfan Hidayatullah   Aku hidup dari darah bahasa. Ibuku kehidupan, Ayahku kebijaksanaan. Aku sangat menyukai ruang sunyi perenungan. Pada ruang itu aku hidup bagai cendawan. Aku menyukai orang yang di jiwanya banyak pertanyaan. Aku akan betah tinggal di dalam diri mereka dan bahkan jadi bagian dari hidup mereka. Aku dilahirkan…

Dead Poets Society ; Rahasia sebuah Pembelajaran

Dead Poets Society ; Rahasia sebuah Pembelajaran Oleh M. Irfan Hidayatullah Sebuah karya utuh adalah sebuah karya yang memiliki makna  pada setiap unsurnya. Ada makna pusat dan ada makna yang mengitarinya yang keseluruhannya terjalin menjadi sebuah struktur lengkap yang ketika seseorang membaca, mendengar, atau melihatnya akan mendapatkan pesan utuh. Teks pertama sekaligus teks pusat yang…

Grafiti

GRAFITI Oleh Moch. Irfan Hidayatullah   Mobil berseliweran. Orang-orang lalu lalang. Debu hampir mengabut. Mungkin hari ini hampir batuk karena terus menerus menghisapnya. Pedagang kaki lima sumringah karena dagangannya laku. Para pengamen hampir berteriak berusaha merdu melagu. Pengemis mengernyitkan dahi karena kepanasan. Mall yang megah berdiri kokoh, hampir angkuh. Sementara itu. “Nyokap gua…hmm lumayan. Daia…