Flash News
  • Menjelang 00 Apa yang kaucari pada batas ngeri? Ada yang kauhirup pada getah nyeri Apa yang kaucuri pada kertas kosong itu? Ada yang kauharap pada tetes darah…
  • Ngiang Riang Siang Ngiang Riang Siang   Jangan kau rapal keluhan Karena kau berada di pusarannya Kau silabe dari kekata yang dihamburkan kemacetan  Kau partikel dari hembusan asap…
  • Merapal Katakata dari Buku… Merapal Katakata dari Buku Semesta   Lembaranlembaran khilaf yang kaubaca menitipkan makna sesungguhnya Kausaja yang tergesa menuju bagian (seolah) kesadaran yang kalimatkalimatnya kautandai kauwarnai Detikdetik…
  • Danarto dan Ricoeur Membaca Subjek dalam Cerpen “Jantung Hati” Karya Danarto Oleh M. Irfan Hidayatullah   Membaca pemikiran Paul Ricoeur, mengingatkan saya pada sebuah cerpen karya Danarto yang…
  • Cerpen, Politik, dan Siasat… Cerpen, Politik, dan Siasat Naratif ; sebuah Pengantar Singkat Oleh M. Irfan Hidayatullah   /1/     Baiklah. Saya akan memulai tulisan ini dengan berterus terang.…
Puisi

Ngiang Riang Siang

Ngiang Riang Siang

 

Jangan kau rapal keluhan

Karena kau berada di pusarannya

Kau silabe dari kekata yang dihamburkan kemacetan 

Kau partikel dari hembusan asap wacana knalpotknalpot peristiwa

 

Jangan kau gumamkan gundahan

Sebab kau larik dari ode sebuah kota

Kau nada minor dari lagulagu yang diputar ulang di perempatan

Kau salah satu not yang terjatuh dari gitar para pengamen itu

 

Mari nikmati ngiang riang siang

Mari menari di panggung besar kesemrawutan

Mari senyumi setiap hasrat mewah ketenangan

Sesungguhnya kita (juga) adalah percikan dari doa yang dibisikkan pedagang renta di trotoar

Peradaban

 

2019 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *