Flash News
  • Berharap Berharap Setiap hari kita berharap. Pada siapa pun pada apa pun. Setiap detik kita ditumpuk harapan tentang siapa pun tentang apa pun. Setiap harap ada…
  • Dingin Dingin Aku didekap cuaca yang membisikkan hoaxhoax politik tanpa ampun Aku disekap wacana yang menggidigkan nalar tanpa ampun Aku diserap angkara yang meracaukan dugaan dan…
  • Lari Lari Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucari taksembunyi sesungguhnya.  Pada yang tergesa ada lupa dan gelap mata; kau yang meninggalkan inti terus meretas tanya Menuju…
  • MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH MENGGUGAH GUNDAH, MENGUNGGAH MADAH[1] Oleh M. Irfan Hidayatullah   /1/ Menggugah              Puisi acapkali diperlukan untuk membangkitkan keterlenaan, keterpurukan, ketersesatan kebingungan, kebebalan, dan ke-an ke-an…
  • SENI MENULIS   SENI MENULIS Oleh M. Irfan Hidayatullah             Menulis adalah sebuah kata yang tak asing.  Menulis adalah proses bagi sebuah bentuk kreasi, yaitu tulisan. Menulis…

Tentang

 

Mochamad Irfan Hidayatullah lahir di Tasikmalaya, 3 Maret 1973. Bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (1998-sekarang). Saat ini tercatat sebagai mahasiswa S3 Pascasarjana Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.

Sekarang tinggal di Perumahan de Marakesh Jl. Derwati-Ciwastra, Blok A3 no 11, Derwati, Rancasari, Bandung

Alamat email dan facebook: hidayatullahirfan@gmail.com

Twitter: @hidayatullahirf

 

Riwayat kepenulisan:

  1. Artikel, esai, cerpen, dan puisinya pernah dimuat di media-media lokal maupun nasional: Republika, Pikiran Rakyat, Radar Bandung, Sahabat Pena, Annida, Muslimah, Sabili, Gizone,dll.
  2. Mengasuh kolom Cakrwala di majalah Annida sejak 2007-2009
  3. Menulis di kolom Literary Zone majalah Girlyzone (2009)
  4. Novel: Dan Gue Bukan Robot (Lingkar Pena Publishing House, 2004), Cermin Retak (Dar MIzan, 2005), Diari Minni (GIP, 2006), Tabir (Sinergi, 2009), dan Sang Pemusar Gelombang (2012)
  5. Kumpulan Cerpen: Dari Ruang Tunggu (Dar! Mizan, 2003), Kutunggu Kau di Mal (Zikrul Hakim, 2006), Jangan-Jangan Kau Bukan Manusia (Indiva, 2009), dll.
  6. Kumpulan Puisi: Perjalanan yang Bulan (Pustaka Latifa, 2007) dan Reriak Jiwa (Qua Wacana, 2015), dan Ada Titik Menari Samar Sekali (2016)
  7. Kumpulan Kisah Klasik: Perempuan Bersayap Surga (Dar Mizan, 2007)
  8. Nonfiksi: My Wife My Princess; Trik Jitu Mencintai Istri Apa Adanya (GIP, 2009)
  9. Menyunting buku ilmiah di Fakultas Ilmu Budaya Unpad: Krisis Manusia Modern (Pustaka Latifa, 2010) dan Amok dan Ancaman Disintegrasi (Quacana, 2013)
  10. Menyunting buku fiksi di beberapa penerbit (2006-sekarang)
  11. Dan belasan antologi karya bersama sejak 2005 sampai sekarang.