Flash News
  • Aksara Aksara Takada waktu tunggu Makna siap melibasmu Takperlu waktu lama Persepsi akan menebasmu Taksampai waktu berandai Prilaku tlah menginjakmu Kau serupa sesap serupa lesap Sebatas…
  • INGATAN Ingatan   Daun yang melayang di atas kepalamu bisa diingat oleh burung di dahan itu Kau yang sedang menggenggam buku sejarah dan (merasa) paham tentang…
  • Berharap Berharap Setiap hari kita berharap. Pada siapa pun pada apa pun. Setiap detik kita ditumpuk harapan tentang siapa pun tentang apa pun. Setiap harap ada…
  • Dingin Dingin Aku didekap cuaca yang membisikkan hoaxhoax politik tanpa ampun Aku disekap wacana yang menggidigkan nalar tanpa ampun Aku diserap angkara yang meracaukan dugaan dan…
  • Lari Lari Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucari taksembunyi sesungguhnya.  Pada yang tergesa ada lupa dan gelap mata; kau yang meninggalkan inti terus meretas tanya Menuju…

INGATAN

Ingatan   Daun yang melayang di atas kepalamu bisa diingat oleh burung di dahan itu Kau yang sedang menggenggam buku sejarah dan (merasa) paham tentang siapa dirimu sebentar lagi akan dihinggapi sesuatu tanpa bisa dihindari Daun yang melayang di atas kepalamu bisa diingat oleh ulat bulu yang menempel erat pada seratserat yang digerogotinya. Ia baru…

Dingin

Dingin Aku didekap cuaca yang membisikkan hoaxhoax politik tanpa ampun Aku disekap wacana yang menggidigkan nalar tanpa ampun Aku diserap angkara yang meracaukan dugaan dan prasangka tanpa ampun Aku dibekap mediamedia utama agar hanya percaya satu sumber suara tanpa ampun Aku tanpa ampun diseret gigil pada titik beku agar menemukan cahaya dan kehangatan Iman Bandung,…

Lari

Lari Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucari taksembunyi sesungguhnya.  Pada yang tergesa ada lupa dan gelap mata; kau yang meninggalkan inti terus meretas tanya Menuju titik mana lesat itu? Yang kaucuri mengejarmu hingga renta. Bandung, 6 Juli 2018    

Sajak-Sajak Lengkap Perjalanan yang Bulan

  Perjalanan yang Bulan (1997-2007) Sajak-Sajak Irfan Hidayatullah   Khusuf   Bulan perlahan-lahan Mencair Mengalir dalam benak-benak Penuh mimpi ;abad ini September 1997   Hutan Kita Terbakar   Hutan kita terbakar angan Asapnya membumbung Menutupi langit cita-cita Dan jelaga Bergayut Di gedung-gedung bertingkat Bangga hati   Hutan kita terbakar angan Karna api mimpi Takkan mati…

Sajak untuk Palestina

Nakbah 1948   Darah dan tubuh yang tertimbun itu tumbuh jadi akar zaitun walau kau pangkas, ia kan terus jalar menemuimu yang pias ketakutan   Sembunyimu pada batu itu tercekat oleh suara lantang “Lihatlah ada Yahudi di belakangku!” Gemawan serupa mata malaikat dan burung nazar Mengejarmu ke mana saja Kecuali saat kau sembunyi dalam hati…