Menempuh (2)

Semua sudah dikemasnya, termasuk kantuk itu. Tas ransel dah penuh, menggelembung, seperti akan meledak. Perjalanan membisikinya untuk tetap sabar. Tas, itu sesungguhnya tidak berat. Isinya berbagai elemen fatamorgana. Motor bututnya pun membelah kerumunan detikdetik menjelang azan subuh. Mereka bercericit bubar serupa tikus mencari lubang air pinggir jalan. Namun, ada satu dua yang tergilas ban motornya […]